• Tue. May 11th, 2021

Rekomendasi 8 Jenis Spa Tradisional Yang Wajib Anda Coba

Bynever

Apr 21, 2021 , ,

Sesudah jalani hari dan rutinitas yang meletihkan, manjakan diri Anda dengan nikmati spa pasti jadi rekondisi yang membahagiakan. Jenis spa sendiri sangat banyak dan memiliki segudang manfaat menyehatkan.

Tetapi bersamaan dengan berjalannya waktu, spa kerap dihubungkan dengan hotel yang tawarkan sarana pijat dan pemandian air panas.

Bila Anda biasa nikmati service spa luar negeri seperti Ayuverda atau swedish massage yang ditawarkan pijat panggilan Surabaya, sekarang kini waktunya untuk coba spa tradisional asli Indonesia.

Walau sedikit yang mengetahui, spa tradisional Indonesia sudah dikenali di ajang internasional sebagai salah satu yang terbaik. Karakter spa tradisional ialah pemakaian beberapa bahan alami ciri khas Indonesia yang dikenali mempunyai bermacam kegunaan dan manfaat, bagus untuk kecantikan atau kesehatan.

Jenis Spa

Jenis Spa Dan Manfaat Spa Tradisional Indonesia

1. Lulur

Lulur sebagai spa tradisionil yang terpopuler di Indonesia dan gampang dijumpai di beberapa salon kecantikan. Perawatan satu ini dahulunya diberi untuk putri-putri kerajaan di Jawa karena bisa membuat kulit jadi lebih lembut, bersinar dan halus.

Lulur tradisionil dibuat dari kombinasi tepung beras, kencur dan bermacam rempah opsi seperti kunyit, daun kemuning, jumpa giring, bunga lain-lain dan kenanga. Langkah pemakaiannya benar-benar gampang, karena cukup diterapkan dan digosok secara perlahan-lahan ke semua badan.

2. So’oso

So’oso sebagai spa tradisionil dari Madura yang cukup serupa dengan lulur. Perawatan ini bermanfaat untuk buang kotoran yang menempel sekalian menahan infeksi, membuat kulit lebih wangi, lembut dan berkilau. Disamping itu, So’oso dikenal juga dengan pijatan yang intensif dan lama yang bisa kembalikan energi fisik atau religius.

So’oso memakai kombinasi bahan alamiah seperti telur ayam, buah asam, jumpa giring, tepung beras, jeruk jumpa lawak dan purut. Kombinasi itu selanjutnya dioleskan dan digosok-gosokkan ke semua badan.

Sesudah jadi kering, Anda tinggal mencucinya sama air bersih. Perawatan So’oso ini umumnya ditutup dengan minum jamu ciri khas Madura yang dipercaya bisa membuat badan berasa santai dan fresh.

3. Boreh

Spa tradisionil Indonesia selanjutnya ialah Boreh dari Bali. Perawatan ini cukup terkenal dan dilaksanakan secara turun-temurun wanita Bali. Mereka yang jalani perawatan ini akan dimanja dengan therapy pijat tradisionil yang bisa memperlancar perputaran darah dan membuat badan berasa rileks.

Beberapa bahan yang dipakai dalam ramuan Boreh terbagi dalam akar-akaran, kunyit, lada hitam, lada jahe dan putih. Karena bermacam kandungan baik yang dipunyainya, beberapa bahan itu dapat mengobati bermacam penyakit seperti sakit di kepala, rematik, demam sampai hipertensi.

4. Tangas

Perawatan Tangas yang dari Betawi mencakup pemijatan, pemberian uap dan lulur. Proses perawatannya diawali dengan pemijatan dan pengenduran yang disebutkan dengan sembe ta’zim selanjutnya diteruskan dengan mandi uap atau tangas. Bahan alamiah yang dipakai dalam perawatan ini diantaranya bunga mawar, melati, kantil, jahe, jeruk limau, daun pandan, biji serai dan pala.

Ritus kecantikan satu ini umumnya dikasih ke wanita saat sebelum menikah, saat sesudah melahirkan dan hamil. Karena perawatan ini bermanfaat untuk kurangi keringat dan membuat badan jadi wangi.

5. Batengeh

Sama dengan awalnya, spa Batengeh mempunyai ide mandi uap. Ritus kecantikan yang dari Minangkabau ini dipercayai bisa bersihkan, menyembuhkan dan menjaga. Disamping itu, spa Batengeh bermanfaat untuk hilangkan berbau anyir, kembalikan peranan kandungan, kembalikan kesegarah badan, dan menyembuhkan bermacam penyakit seperti reumatik, penyakit kulit, sinusitis dan ada banyak lagi.

Dengan beberapa faedah itu, spa Batengeh umumnya dilaksanakan oleh calon pengantin, wanita yang barusan melahirkan dan beberapa orang yang baru pulih dari sakit.

Batengeh diolah dari bermacam bahan alamiah seperti minyak astiri, seperti sereh harum, pandan, sirih, gambelu, usa kenanga dan wangi. Tidak itu saja, proses peracikannya juga memakai bermacam perlengkapan tradisionil seperti periuk tanah, alas pandan, kain sarung, kursi, tungku, bunga, daun, akar, kulit kayu dan biji.

6. Bakera

Spa tradisionil selanjutnya yang harus kamu coba ialah Bakera. Perawatan kecantikan dari Minahasa ini mempunyai manfaat khusus untuk kencangkan organ intim wanita.

Bahkan juga beberapa orang Minahasa mengatakan bakancing yang memiliki arti organ intim dan reproduksi wanita yang kendor sesudah hamil dan melahirkan akan dibalikkan jadi elastis.

Ini karena spa Bakera bisa keluarkan tersisa darah nifas secara lancar, hilangkan berbau amis dari organ reproduksi, mengembalikan otot yang kaku dan kendor selama saat kehamilan hingga otot bisa balik ke wujud semula. Dengan beberapa faedah itu, perawatan satu ini benar-benar pas dilaksanakan wanita yang barusan melahirkan.

Spa ini memakai 20 tipe tanaman yang terbagi dalam tanaman obat dan tanaman beraroma wangi yang bisa tingkatkan mekanisme ketahanan tubuh, kurangi merasa sakit sampai membunuh kuman.

Salah satunya ialah cengkeh, bantu anak, daun pisang, daun balacai, daun sesewanua, daun tawaang, daun mangga, daun beluntas, daun sirih, daun pandan, daun sereh, daun jeruk, jahe, daun kayu manis, bawang daun pala dan putih.

7. Batimung

Spa Batimung yang dari Banjar Kalimantan Selatan mempunyai elemen legenda yang di inspirasi dari cerita Putri Dukung Buih dan Lambung Mangkurat. Ritus kecantikan ini dipercayai bisa menyalurkan udara panas, memperlancar saluran darah dan membenahi metabolisme badan.

Salah satunya sisi dari spa Batimung ialah pemijatan yang bisa buang kotoran lewat keringat, jaga mengendurkan otot dan metabolisme. Disamping itu, spa ini dapat mengobati bermacam penyakit dan menurunkan insomnia karena memiliki kandungan minyak atsiri.

Karena bermacam faedah itu, tiap calon pengantin pria dan wanita di Banjar diharuskan lakukan perawatan Batimung saat sebelum menikah.

8. Tellu Sulapa Eppa

Perawatan spa yang dari Bugis ini mempunyai makna hidup dalam harmoni. Sulapa Eppa terkait dengan 4 komponen alam yakni api, air dan tanah yang bermakna filosofis.

Empat komponen ini bisa memberi faedah yang optimal bila keserasiannya selalu dijaga. Bahan yang dipakai dalam perawatan ini disebutkan dengan Bedda Lotong, yaitu semacam scrub dari beras atau ketan putih yang digabung dengan bermacam rempah beraroma harum seperti akar ginseng, jeruk daun pandan dan nipis.

Itulah 8 jenis spa tradisional yang sudah team kenseimassage.com rangkum. Baca juga artikel ini untuk ketahui panduan membuat spa ala-ala salon di rumah. Disamping itu, kalian bisa juga memerhatikan artikel ini untuk ketahui bermacam kekeliruan yang kerap dilaksanakan dalam memakai masker muka.